• Senin, 28 November 2022

Eropa Diterjang Panas, Negara Lesotho di Afrika Hujan Salju

- Senin, 8 Agustus 2022 | 18:10 WIB
orang-orang bermain salju (freepix)
orang-orang bermain salju (freepix)

Bekasikinian.com, Eropa - Sementara jutaan orang di seluruh Eropa sedang menghadapi musim panas yang memecahkan rekor, orang-orang di Negara Lesotho, Afrika bagian Selatan tengah menikmati keberadaan salju.

Jika Anda langsung berpikir bahwa keberadaan salju di tanah Afrika tersebut adalah dampak perubahan iklim, anggapan Anda kurang tepat. Diberitakan Associated Press (AP), Minggu (7/8/2022), keberadaan salju di Lesotho bukan tanda lain dari perubahan iklim, melainkan anomali yang menarik dari negara tersebut, seperti dilansir dari Kompas.

Lesotho adalah sebuah kerajaan pegunungan kecil yang sepenuhnya dikelilingi oleh Afrika Selatan. Lesotho memiliki klaim geografis, bahwa negara ini adalah satu-satunya negara di Bumi yang setiap inci wilayahnya berada lebih dari 1.000 meter (3.280 kaki) di atas permukaan laut. Itu memberi Lesotho salju di musim dingin di belahan bumi selatan khatulistiwa.

Sementara musim dingin rutin terjadi di Afrika selatan, salju dan resor ski lebih jarang ditemui di wilayah itu. Pada ketinggian 3.000 meter (9.842 kaki), wilayah Afriski di Pegunungan Maluti Lesotho adalah satu-satunya resor ski Afrika yang beroperasi di selatan khatulistiwa. “Saya belum pernah melihat salju dalam hidup saya,” kata Kafi Mojapelo, yang melakukan perjalanan jarak pendek dari Afrika Selatan untuk liburan ski yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya.

Bafana Nadida, yang berasal dari kotapraja Soweto yang luas di Johannesburg, senang mengenakan sepatu ski untuk pertama kalinya. Dia berencana berlajar bermain ski, mengambil gambar, dan hanya bermain-main di salju. Atas temuan salju di pegunungan Maluti Lesotho, banyak pemain ski dan snowboarder tampak berbaris untuk menyewa peralatan yang tepat di sana. Beberapa diberi petunjuk oleh Hope Ramokotjo, yang berasal dari Lesotho dan telah bekerja sebagai instruktur ski. Dia belajar ski dan snowboard secara otodidak selama 12 tahun.

“Dorong tumitmu keluar. Jangan tarik bahumu,” seru Ramokotjo kepada kelasnya yang terdiri dari pemain ski Afrika yang belum berpengalaman saat mereka terhuyung-huyung di atas salju. “Ini dia! Bagus!" kata dia melihat perkembangan siswanya.

Editor: Muhammad Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Supporter Rusuh Pasca Belgia Ditumbangkan Maroko

Senin, 28 November 2022 | 11:47 WIB

Italia Dibully Netizen Pasca Kalah Dari Austria

Senin, 21 November 2022 | 11:41 WIB

Membedah Bek Tim Tango di Piala Dunia Qatar 2022 (1)

Senin, 21 November 2022 | 10:31 WIB

Karyawan dipecat, Twitter Tutup Kantor

Sabtu, 19 November 2022 | 14:25 WIB

Piala Dunia 2022: Argentina Coret 2 Pemain

Sabtu, 19 November 2022 | 05:31 WIB

3 Jagoan Piala Dunia Qatar 2022 Versi Lionel Messi

Kamis, 17 November 2022 | 15:03 WIB

Negara Rusia Sudah Diambang Resesi

Kamis, 17 November 2022 | 10:58 WIB
X