Bekasikinian.com, Rusia - Rombongan pendaki gunung berapi Klyuchevskaya Sopka di timur jauh Rusia, yang terdiri dari 12 orang pendaki mengalami masalah.
Pendakian di gunung berapi Klyuchevskaya Sopka dilakukan tersebut diketahui dilakukan pada Selasa, 30 Agustus 2022. Namun setelah 4 hari mengarungi gunung, beberapa orang dalam rombpongan tersebut mengalami kecelakaan bahkan ada yang sampai tewas.
Melansir dari Reuters, beberapa orang dari rombongan pendaki gunung berapi Klyuchevskaya Sopka tersebut jatuh hingga tewas di ketinggian mencapai 4.200 meter.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Lebih Dari 3.2 % Pasca Kesepakatan G7 yang Tertunda
Berdasarkan keterangan wakil Perdana Menteri wilayah Kamchatka, dari 12 orang pendaki gunung berapi Klyuchevskaya Sopka, 8 orang yang tewas dan 1 orang mengalami patah kaki.
Usai kejadian, tepatnya Minggu, 4 September 2022 waktu setempat, upaya pencarian dikerahkkan oleh tim penyelamat. Namun pencarian tersebut gagal lantaran cuaca angin kencang melanda, sehingga membuat helikopter tidak bisa mendarat.
"Mereka dijadwalkan mendarat di ketinggian 3.300 meter, tetapi karena angin kencang dengan kecepatan 30 meter per detik, mereka gagal melakukannya meskipun dua upaya terpisah dilakukan beberpa jam," kata tim penyelamat dikutip dari Reuters pada Senin (5/9/2022).
Menurut tim penyelamat, gunung berapi Klyuchevskaya Sopka sangat berbahaya bagi pendaki karena ketinggiannya mencapai 4.754 meter. Selain itu, gunung tersebut juga berisiko letusan gunung berapi. (mm)
Artikel Terkait
Korsel Mengalami Penurunan Angka Covid Namun Angka Kematian Meningkat
Macau Open dan Hong Kong Open Batal Digelar
Ledakan di Masjid Afghanistan Tewaskan 18 Orang Termasuk Imam
Varian Covid-19 Sudah Beredar Luas, Inggris Kembali Melakukan Vaksin
PBB: Harga Pangan Dunia Turun Pasca Pelabuhan Laut Hitam Ukraina Dibuka Lagi