• Jumat, 2 Desember 2022

Harga Kebutuhan Pokok Naik, Inilah Siasat Kabupaten Bekasi

- Senin, 29 Agustus 2022 | 21:38 WIB
Pemerintah Kabupaten Bekasi sedang mengakali Anggaran Biaya Tak Terduga (BTT)
Pemerintah Kabupaten Bekasi sedang mengakali Anggaran Biaya Tak Terduga (BTT)

Bekasikinian.com, Bekasi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi sedang mengakali Biaya Tak Terduga (BTT) yang biasa digunakan oleh program tanggap Covid-19 untuk menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Dani Ramdan, Bupati Bekasi, mengatakan telah membicarakan hal ini dengan pemerintah pusat untuk mengatasi dampak kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok.

"Kami sudah briefing tim penanggulangan inflasi, karena memang kenaikan harga telur, daging, dan kebutuhan lainnya cukup tinggi akibat inflasi," ujarnya, Senin (29/8).

Pemerintah Kabupaten Bekasi juga telah diberikan izin oleh Kementerian Dalam Negeri untuk membelanjakan dana BTT guna mencegah inflasi.

Baca Juga: Bangunan Sekolah SD Sukajaya 02 Rusak Parah, Begini Respon Disdik Kabupaten Bekasi

“Yang terpenting bagi kami, Mendagri sudah mengizinkan untuk mengalokasikan anggaran BTT untuk mengatasi kenaikan harga sembako,” ujarnya. 

Skema penyaluran dana Biaya Tak Terduga (BTT) untuk mendukung langsung masyarakat dan melaksanakan berbagai program yang berdampak langsung kepada warga.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Bekasi Komitmen Mengembangkan Objek Wisata

"Seperti membantu distribusi sembako atau mensubsidi masyarakat atas kenaikan harga bahan pokok ini. Pihak kami sedang mengkaji apa saja yang diperlukan, semua perlu disalurkan agar masyarakat bisa memenuhi harga kebutuhan pokoknya," ujarnya.

Pihaknya juga berencana mengadakan kembali operasi pasar murah di sejumlah daerah agar menggunakan alokasi dana Biaya Tak Terduga (BTT) sehingga masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Halaman:

Editor: Muhammad Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X