Curhat Anak Wali Kota Pertanyakan Integritas KPK, Cek Videonya di Sini!

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 21:01 WIB
Tangkapan layar video Ade Puspitasari
Tangkapan layar video Ade Puspitasari

Bekasikinian.com, Kota Bekasi - Anak Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Ade Puspitasari, mempertanyakan integritas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) ayahnya. Ia mengatakannya saat acara Pelantikan Pengurus PK Partai Golkar se-Kota Bekasi, Sabtu (8/1). "Pak Wali beserta KPK tidak membawa uang dari pendopo. Uang yang di KPK itu uang yang diluaran dari pihak ketiga, dari Kepala Dinas, dari Camat. Itu pengembangan, tidak ada OTT, memang ini pembunuhan karakter," ujarnya dalam video tersebut.
Baca juga: Rahmat Effendi Tersangka Suap PBJ dan Lelang Jabatan, Bukti Rp 5 Miliar Menurutnya, ada pihak yang sedang mengincar Golkar dan mengatakan tau siapa pihak tersebut meski tidak menyebutkannya. "Memang ini kuning (Partai Golkar) sedang diincar, kita tau sama tau siapa yang mengincar kuning," lanjutnya. Di akhir video, Ade juga memberikan kode di 2024 partainya akan berkoalisi dengan siapa. "Tapi nanti di 2024, jika kuning berkoalisi dengan oren, matilah yang warna lain," ucap Ade disambut gemuruh tepuk tangan. Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersama delapan orang lainnya ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka kasus suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan. Seluruh bukti uang yang diamankan dalam OTT ini sekitar Rp 3 Miliar berupa uang tunai dan sekitar Rp 2 Miliar berupa tabungan. KPK melakukan penahanan rutan kepada kesembilan tersangka selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 6 Januari – 25 Januari 2022. Baca juga: Usai Wali Kota Jadi Tersangka, KPK Bakal Selidiki Keterlibatan DPRD

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Pemkot Bekasi Liburkan CFD Selama Ramadhan

Jumat, 24 Maret 2023 | 13:29 WIB
X