Putri Rahmat Effendi: Warna Kuning Memang Diincar, 2024 Jika Kuning Bersama Oren, Matilah Warna Lain

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 21:39 WIB
Tangkapan layar video Ade Puspitasari
Tangkapan layar video Ade Puspitasari

Bekasikinian.com, Kota Bekasi - Paska penetapan Wali Kota Bekasi 2018-2022, Rahmat Effendi sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), perpolitikan di Kota Bekasi mulai memanas. Beredar di media sosial potongan video Ade Puspitasari yang akrab disapa Teh Ade, menyebut penangkapan ayahnya karena adanya sebuah skenario. Ia mengatakannya saat acara Pelantikan Pengurus PK Partai Golkar se-Kota Bekasi, Sabtu (8/1). “Memang ini kuning (Partai Golkar) sedang diincar, kita tau sama tau siapa yang mengincar kuning,” katanya. Selain itu, Teh Ade juga mengatakan jika nanti 2024, terjadi koalisi antara warna kuning dan oren, warna lain akan mati. Baca juga: Curhat Anak Wali Kota Pertanyakan Integritas KPK, Cek Videonya di Sini! “Tapi nanti di 2024, jika kuning berkoalisi dengan oren, matilah yang warna lain,” ucap Ade disambut gemuruh tepuk tangan. Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersama delapan orang lainnya ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka kasus suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan. Seluruh bukti uang yang diamankan dalam OTT ini sekitar Rp 3 Miliar berupa uang tunai dan sekitar Rp 2 Miliar berupa tabungan. KPK melakukan penahanan rutan kepada kesembilan tersangka selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 6 Januari – 25 Januari 2022. Baca juga: Rahmat Effendi Tersangka Suap PBJ dan Lelang Jabatan, Bukti Rp 5 Miliar

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Sambangi Sekolah Bunda Literasi Gali Potensi Siswa

Rabu, 25 Januari 2023 | 08:13 WIB

4 Wisata Pantai Hidden Gems di Bekasi

Selasa, 24 Januari 2023 | 04:22 WIB
X