Kasus DBD Meningkat di Kota Bekasi, Kadinkes: Capai 1.507 Kasus

- Sabtu, 18 Juni 2022 | 18:29 WIB
Kasus Demam Berdarah Dengeu (DBD) di Kota bekasi semakin meningkat.
Kasus Demam Berdarah Dengeu (DBD) di Kota bekasi semakin meningkat.

Bekasikinian.com, Kota Bekasi – Kasus Demam Berdarah Dengeu (DBD) di Kota bekasi semakin meningkat.

Kasus terbanyak berada di Bekasi Utara dengan jumlah kasus mencapai 345 penderita dengan 3 orqang meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengakui, ada lima kecamatan termasuk wilayah 5 besar terjadinya DBD tahun 2022 ini.

“Bekasi Utara, Bekasi Timur, Jatiasih, Bekasi Selatan dan Pondokgede. Total se-Kota Bekasi mencapai 1.507 kasus,” kata Tanti kepada Bekasikinian pada Sabtu (18/6/2022).

Baca juga:

Dinkes Kota Bekasi Imbau Masyarakat Lakukan Pencegahan DBD dengan 3M bukan Fogging

Ia menjelaskan, rentang usia tertinggi pada kasus DBD 15 hingga 44 tahun.

“Rentang usia untuk yang paling tinggi di usianya perempuan dengan jumlah 51 dan laki-laki jumlahnya 40. Kemudian yang paling tinggi diantara usia 15-44 itu ada 46,” ungkap Tanti.

Selain orang dewasa, Tanti juga menyebut, terdapat pula pasien berusia balita.

“Perlu antisipasi karena ternyata ada juga kasus diantara usia 1 tahun-4 tahun. Artinya ada balita,” terangnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Hamzah

Tags

Terkini

3 Tempat Ngopi Enak di Bantar Gebang Bekasi

Jumat, 27 Januari 2023 | 09:15 WIB

Sambangi Sekolah Bunda Literasi Gali Potensi Siswa

Rabu, 25 Januari 2023 | 08:13 WIB

4 Wisata Pantai Hidden Gems di Bekasi

Selasa, 24 Januari 2023 | 04:22 WIB
X