Semarak Peringati Hari Kemerdekaan di Kolong Jembatan: Merdeka Untuk Semua!

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 14:43 WIB
Mengikuti perayaan Hari Merdeka dari kolong jembatan (Romy)
Mengikuti perayaan Hari Merdeka dari kolong jembatan (Romy)

Bekasikinian.com, Jakarta - Tepat di hari kemerdakaan Republik Indonesia ke 77 tahun (17/8/22), komunitas Women United (WU) bersama Rumah Belajar Merah Putih, mengajak anak-anak dan para ibu di kolong jembatan Cilincing, Jakarta Utara untuk melakukan upacara bendera serta rangkaian kegiatan lainnya.

Di bawah arus jalan kendaraan tersebut, upacara diselenggarakan dengan khidmat yang dimulai pukul 10 pagi, sebagaimana pembacaan teks proklamasi 77 tahun silam, oleh presiden pertama RI.

Desi Purwantuning, selaku pembina upacara sekaligus pendiri Rumah Belajar Merah Putih, mengatakan dalam amanatnya, bahwa setiap orang memiliki kemerdekaan, baik merdeka menjadi diri sendiri dengan ketentuan yang ada, juga merdeka dalam berbuat baik.

“Merdeka memang bebas melakukan sesuatu, tapi tidak keluar dari ketentuan agama. Bebas menjadi diri sendiri, dan bebas untuk menjadi orang baik,” ujarnya.

Baca Juga: Komunitas Selir Jalanan, dari Kolong Tol Jatiasih untuk Bekasi

Di samping pelaksanaan upacara bendera, kolong jembatan tersebut juga dimodifikasi menjadi ruang ekspresi dan edukasi dengan diadakannya berbagai perlombaan, penampilan seni tari anak, edukasi seputar parenting dan kesehatan perempuan untuk para ibu, serta edukasi mengenai Qur’an secara interaktif dari lembaga Askar Kauny.

Sebagaimana tema besar, yakni “Refleksi Kemerdekaan HUT RI ke 77: Merdeka Untuk Semua”, rangkaian kegiatan ini juga ditujukan untuk merefleksikan kembali kemerdekaan Indonesia selama 77 tahun. Di mana, rasa syukur yang besar serta berbagai harapan untuk Indonesia yang lebih baik ke depannya, terutama pada tingkat kesenjangan ekonomi dan pendidikan yang masih sangat terasa. Begitupula yang diungkapkan oleh koordinator acara, sekaligus salah satu pendiri dari komunitas Women United, Fathia Rahma.

Baca Juga: Komunitas Selir Jalanan, dari Kolong Tol Jatiasih untuk Bekasi

“Pada refleksi kemerdekaan ini, tentu kita sangat bersyukur atas merdekanya negara Indonesia dari para penjajah bertahun-tahun silam. Di mana, rakyat Indonesia tidak lagi dipekerjakan secara paksa  oleh mereka baik dengan sistem kerja rodi maupun romusha. Meskipun begitu, kita juga tidak bisa menolak, bahwa hari ini memang masih terdapat kesenjangan yang nyata. Baik dari ekonomi maupun pendidikan pada anak-anak. Sehingga masih kita jumpai juga, kejahatan-kejahatan yang terjadi di negeri ini.”

Dari kegiatan HUT Republik Indonesia ke-77 ini, ada banyak harapan yang dilangitkan. Yakni, ke depannya negara Indonesia menjadi semakin maju dari berbagai sektor.

Halaman:

Editor: Muhammad Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X