• Rabu, 30 November 2022

BMKG: Gempa Megathrust Dikedalaman 10 Meter Cilacap Berimbas Tsunami

- Jumat, 29 Juli 2022 | 18:04 WIB
BMKG: Gempa Megathrust Dikedalaman 10 Meter Cilacap Berimbas Tsunami
BMKG: Gempa Megathrust Dikedalaman 10 Meter Cilacap Berimbas Tsunami

Bekasikinian.com, Cilacap – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat akan adanya potensi gempa Megathrust pada kedalaman 10 meter di Cilacap yang dapat berimbas pada terjadinya Tsunami.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesiap-siagaan guna mengantisipasi skenario terburuk.

"Cilacap yang berada di garis pantai selatan Jawa menghadap langsung zona tumbukan lempeng antara lempeng Samudra Hindia dan lempeng Eurasia. Dari hasil pemodelan tsunami dengan skenario terburuk, dikhawatirkan berpotensi terjadi tsunami dengan ketinggian lebih dari 10 meter di pantai Cilacap, sebagai akibat dari gempa bumi dengan kekuatan M 8,7 pada zona megathrust dalam tumbukan lempeng tersebut," kata Dwikorita dalam keterangannya yang dikutip tempo pada, Rabu (27/7/2022).

Baca juga:

BMKG Catat Suhu Kota Bekasi Tembus 36 Derajat Celcius

Sejak 2021, pelaksanaan workshop SLG fokus pada edukasi gempa bumi dan tsunami sekaligus menjadi wadah BMKG bersama masyarakat/komunitas untuk membentuk Masyarakat Siaga Tsunami (Tsunami Ready Community) untuk lebih  menguatkan Ketangguhan Desa Tangguh Bencana (DESTANA)

Pada pelaksanaan sekolah, BMKG juga membantu pemerintah daerah dengan memberikan Peta Bahaya Tsunami di lokasi pelaksanaan. Hal tersebut bertujuan sebagai acuan pemerintah daerah dalam menyusun mitigasi gempa bumi dan tsunami di daerahnya.

Dwikorita menyebut prakiraan skenario terburuk itu bukanlah ramalan, namun merupakan hasil kajian ahli dan pakar kegempaan. Namun, perihal kapan waktunya terjadi belum dapat diketahui, mengingat hingga saat ini belum ada satu pun teknologi yang mampu memprediksi kapan terjadinya gempa.

Perhitungan skenario terburuk tersebut menjadi pijakan untuk mempersiapkan langkah-langkah mitigasi. Jika suatu saat nanti terjadi gempa bumi dan tsunami, diharapkan pemerintah dan masyarakat sudah siap dan tahu apa-apa saja yang harus dilakukan, termasuk kapan dan kemana harus berlari menyelamatkan diri secara mandiri atau kelompok.

"Masyarakat harus paham apa yang mesti dilakukan dan disiapkan, termasuk sarana prasarananya, keterampilan untuk menyelamatkan diri, jalur evakuasi, tempat aman yang  semua harus sudah dipersiapkan secara matang.

Halaman:

Editor: Muhammad Hamzah

Tags

Terkini

Tim Sar Masih Cari Korban Gempa Cianjur di 3 Lokasi

Selasa, 29 November 2022 | 16:31 WIB
X