• Rabu, 7 Desember 2022

Pemerintah Resmi Hapus Kelas pada BPJS

- Jumat, 29 Juli 2022 | 21:13 WIB
Pemerintah Resmi Hapus Kelas pada BPJS
Pemerintah Resmi Hapus Kelas pada BPJS

Bekasikinian.com, Jakarta - Pemerintah resmi menghapus kelas 1,2 dan 3 yang selama ini berlaku pada kepesertaan BPJS Kesehatan. Nantinya format yang akan berlaku adalah Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). 

Kepala Humas BPJS Kesehatan Arif Budiman mengatakan, meski telah menggunakan KRIS, belum ada wacana perubahan terkait iuran.

"Skema dan besaran iuran masih sama dengan sebelumnya. Mengacu kepada Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan, bahwa besaran iuran ditentukan berdasarkan jenis kepesertaan setiap peserta dalam program JKN," kata Arif dalam keterangannya yang dikutip CNBC pada Jumat (29/7/2022).

Arif menuturkan, bagi masyarakat miskin dan tidak mampu yang terdaftar sebagai Peserta PBI, iurannya sebesar Rp. 42.000 dibayarkan oleh Pemerintah Pusat dengan kontribusi Pemerintah Daerah sesuai kekuatan fiskal tiap daerah.

Baca juga:

BPJS Kesehatan Hapus Sistem Kelas dan Ganti ke KRIS

Selanjutnya bagi Peserta PPU (Pekerja Penerima Upah) atau pekerja formal baik penyelenggara negara seperti ASN, TNI, POLRI dan pekerja swasta, besaran iuran sebesar 5% dari upah, dengan rincian 4% dibayarkan oleh pemberi kerja dan 1% oleh pekerja. Untuk perhitungan iuran ini berlaku pula batas bawah yaitu upah minimum kabupaten/kota dan batas atas sebesar Rp 12 juta.

"Jadi perhitungan iuran dari penghasilan seseorang hanya berlaku pada jenis kepesertaan PPU, pekerja formal yang mendapat upah secara rutin dari pemberi kerjanya," imbuhnya.

Terakhir bagi kelompok peserta sektor informal yang tidak memiliki penghasilan tetap dikelompokkan sebagai peserta PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) dan BP (Bukan Pekerja). Untuk jenis kepesertaan ini, peserta dapat memilih besaran iuran sesuai yang dikehendaki. Kelas 1 sebesar Rp. 150.000 per orang per bulan, kelas 2 sebesar Rp. 100.000 per org per bulan dan kelas 3 sebesar Rp. 35.000 per org per bulan.

Perlu diketahui juga bahwa khusus PBPU kelas 3 sebetulnya mendapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp. 7.000 per org per bln, sehingga sebetulnya total nya Rp. 42.000.

Halaman:

Editor: Muhammad Hamzah

Tags

Terkini

Aktivitas Gunung Semeru Kembali Meningkat

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:53 WIB

Dinkes Cianjur Catat 2000 Pengungsi Terserang ISPA

Rabu, 30 November 2022 | 06:51 WIB

Tim Sar Masih Cari Korban Gempa Cianjur di 3 Lokasi

Selasa, 29 November 2022 | 16:31 WIB
X