• Senin, 5 Desember 2022

FMIPA UI Edukasi Warga Pondok Cina Tentang Pembuatan dan Cara Kerja Hand Sanitizer

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 14:09 WIB

“Hand sanitizer dengan kandungan alkohol biasanya menggunakan senyawa etanol, iso-propanol, dan n-propanol sebagai bahan aktif. Sedangkan yang tidak mengandung alkohol biasanya menggunakan senyawa ammonium kuartener, benzalkonium klorida, chlorhexidine, iodine, dan triclosan sebagai bahan aktif,” kata Direktur Riset dan Pengembangan UI tersebut.

Hand sanitizer beralkohol sesuai dengan rekomendasi World Health Organization (WHO) dibutuhkan konsentrasi 70% yang telah terlarut dengan zat kimia lain.

"Artinya, 70% ini telah terlarut dengan air pewangi, dan sejenisnya, nilai kandungan alkoholnya harus 70%. Tidak lebih dan tidak kurang. Bila konsentrasi kandungannya melebihi atau kurang dari 70% maka keefektifan hand sanitizer tersebut berkurang dalam membunuh virus," imbuhnya.

Dr. Munawar menghimbau peserta agar menggunakan hand sanitizer dengan baik. Dimulai dari permukaan telapak dan punggung tangan, meratakan secara menyeluruh pada bagian tangan hingga ke sela - sela jari, dan terpenting membiarkan hand sanitizer kering selama 20 - 30 detik sebelum melanjutkan aktivitas.

Sementara itu hand sanitizer berbahan etanol dan alkohol, diperlukan perhatian khusus agar tidak memicu terjadinya kecelakaan kerja yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Dr. Munawar mengingatkan bahaya dari cairan etanol bila akibat kelalaian seseorang dalam menggunakannya.

“Perlu diketahui, etanol merupakan cairan yang mudah terbakar. Oleh karena itu, Munawar menghimbau untuk menjauhkan etanol dari percikan api. Jika terkena mata maka dampaknya bisa menyebabkan iritasi pada mata," ujarnya.

Hal lainnya yang perlu diketahui oleh peserta dari hand sanitizer adalah cara kerjanya. Kimia Anorganik FMIPA UI itu menjabarkan cara kerja hand sanitizer sebagai berikut, pertama-tama partikel virus corona menempel pada permukaan kulit, lalu membran virus melebur dengan sel membran manusia, virus kemudian memperbanyak diri di dalam tubuh manusia, fungsi Alkohol dalam hal ini bekerja untuk memecah selubung virus, sehingga RNA virus di dalam selubung virus menjadi terpisah & hancur, terakhir, mikroorganisme yang dalam hal ini adalah virus menjadi tidak berkembang dan mati.

Usai melaksanakan pengmas hari ini, rencananya Departemen Kimia akan kembali menggelar dua kegiatan pengmas lainnya. Dua pengmas yang akan berjalan nanti yaitu edukasi mengenai pentingnya asupan nutrisi dan proses metabolisme makanan, serta sosialisasi peningkatan kompetensi kepada guru - guru.

Sebelum acara ditutup, warga diminta kembali mengisi postes yang telah disediakan panitia untuk mengukur sejauh mana ilmu yang disampaikan dapat dipahami. Kegiatan pengmas hari ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan pembagian makan siang dan souvenir berupa hand sanitazer.

Warga Kelurahan Pondok Cina sangat antusias mengikuti pelatihan yang berlangsung selama tiga jam tersebut. Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Pondok Cina, Desi, menyambut baik kehadiran tim. Menurutnya, cakupan kegiatan ini sangat berpotensi untuk diperluas.

Halaman:

Editor: Muhammad Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aktivitas Gunung Semeru Kembali Meningkat

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:53 WIB

Dinkes Cianjur Catat 2000 Pengungsi Terserang ISPA

Rabu, 30 November 2022 | 06:51 WIB

Tim Sar Masih Cari Korban Gempa Cianjur di 3 Lokasi

Selasa, 29 November 2022 | 16:31 WIB
X