Data dan Fakta Penyelenggaraan Haji 2022

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:48 WIB

Bekasikinian.com, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lancar, meskipun dengan waktu persiapan yang minim.

Musim Haji 1443 H/2022 M memasuki fase pemulangan jemaah haji gelombang kedua dari Madinah menuju Indonesia. Tercatat, lebih dari 50 persen jemaah yang sudah sampai di kampung halaman masing-masing.

Terhitung sejak awal keberangkatan jemaah haji pada 4 Juni 2022, sejumlah layanan di Arab Saudi telah diberikan kepada 92.668 jemaah haji reguler dalam rentang waktu itu, baik akomodasi, katering, maupun transportasi.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan lebih dari 35 ribu kamar untuk jemaah. Untuk layanan akomodasi ada 35.278 kamar yang disiapkan untuk jemaah. Sebanyak 40 hotel di Makkah dengan 26.647 kamar, dan 48 hotel di Madinah dengan 8.631 kamar.

Banyak sederet fakta yang tersusun dalam beberapa angka. Bukan hanya jemaah haji yang melakukan tawaf atau memutari Kabah. Dalam catatan Kementerian Agama, Bus Sholawat juga “tawaf” bolak-balik mengantarkan jemaah haji selama 24 jam.

Dalam rentang masa itu, penggunaan air bersih, baik untuk mandi, wudu, mencuci pakaian, diperkirakan mencapai 393.897.000 liter. Kementerian Agama, lanjut Subhan, telah mengadakan kontrak kerja sama dengan 46 perusahaan dalam penyediaan konsumsi jemaah haji Indonesia selama di Arab Saudi. Total ada 11.047.135 boks makanan yang disiapkan untuk jemaah selama di Saudi.

Sementara untuk air minum, jumlahnya mencapai 35.088.810 botol. Selama di Makkah, jemaah mendapat 9 botol, termasuk air zamzam setiap hari dalam kemasan 330 mili liter. Dari layanan katering ini, total sampah yang harus dikelola mencapai 11.696.910 kg.

Layanan lainnya adalah transportasi. Selama di Arab Saudi, ada tiga layanan transportasi yang disiapkan untuk jemaah haji Indonesia. Pertama, bus antar kota. Total ada 6.264 trip layanan bus antar kota pada musim haji tahun ini.

Kedua, Bus Shalawat. Yaitu, sarana transportasi yang melayani jemaah dari hotel di Makkah menuju Masjidil Haram, pergi pulang gratis selama 24 jam. Ada 204 armada yang disiapkan. Bus Shalawat beroperasi selama 24 secara taraddudi atau shuttle dengan total layanan mencapai 89.760 putaran.

Ketiga, Transportasi Masyair. Yaitu, transportasi yang disiapkan untuk mobilisasi jemaah haji Indonesia selama fase puncak haji. Total ada 1.927 trip perjalanan transportasi Masyair yang mengantar jemaah dari Makkah, Arafah, Muzdalifah, Mina, dan kembali lagi ke Makkah.

Halaman:

Editor: Muhammad Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mana Yang Benar, QRIS Dibaca Kris Atau Kyuris

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:30 WIB

Harga Pertalite Akan Turun? Ini Kata Menteri BUMN

Jumat, 3 Februari 2023 | 08:14 WIB

Tarif PDAM Kembali Jadi Penyumbang Inflasi di Cirebon

Kamis, 2 Februari 2023 | 16:49 WIB

KPPPA Ungkap Dua Faktor Penyebab Rentan Penculikan

Kamis, 2 Februari 2023 | 12:35 WIB

Tidak Perlu Teleskop, Begini Cara Melihat Komet ZTF

Kamis, 2 Februari 2023 | 12:05 WIB

MUI Kecam Bom di Masjid Pakistan

Kamis, 2 Februari 2023 | 11:10 WIB

Vaksin Covid-19 Pfizer Sebabkan Kematian, Benarkah?

Kamis, 2 Februari 2023 | 10:59 WIB

Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadhan Pada 23 Maret 2023

Kamis, 2 Februari 2023 | 10:07 WIB
X