Kabar Gembira! Vaksin Dengue Tetravalen Telah di Setujui BPOM

- Minggu, 28 Agustus 2022 | 21:08 WIB
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menyetujui Vaksin Dengue Tetravalen
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menyetujui Vaksin Dengue Tetravalen

Bekasikinian.com, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menyetujui Vaksin Dengue Tetravalen dari Takeda untuk digunakan pada individu usia 6 hingga 45 Tahun. Perlu diketahui bahwa vaksin terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD) belum memiliki lisensi di Negara lain kecuali Indonesia. 

TAK-003 saat ini sedang dievaluasi oleh pihak regulator di Uni Eropa (UE) dan negara-negara endemik dengue lainnya di luar Uni Eropa melalui prosedur EU-M4all (sebelumnya Pasal 58).

Persetujuan vaksin baru ini merupakan pilihan untuk pencegahan demam berdarah, terutama untuk kelompok usia yang terkena dampak yang tidak memerlukan skrining pra-vaksinasi, terlepas dari infeksi dengue sebelumnya.

Baca Juga: Waspada! Kasus DBD Mencapai 2.035 Jiwa di Kota Bekasi

Pengesahan TAK-003 menandai era baru dalam melawan demam berdarah atau dengue di Indonesia. Selain itu juga merupakan salah satu negara dengan beban penyakit tertinggi di dunia.

Indonesia merupakan negara pertama di dunia yang menerima persetujuan TAK-003 untuk pencegahan dengue pada individu berusia 6 hingga 45 tahun. Ini tidak tergantung pada paparan demam berdarah sebelumnya dan tidak memerlukan pengujian pra-vaksinasi.

“Tonggak sejarah ini sangat penting karena Indonesia menderita beban dengue yang tinggi di kawasan ini, yang menyebabkan dampak parah pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Dr Mahender Nayak, Asia Pacific Area Head, Takeda dalam rilisnya, diterima Ahad (28/8/2022).

Baca Juga: Penderita DBD yang Dirawat di Rumah Tidak Boleh Minum Obat Ini

Data klinis menunjukkan bahwa vaksin demam berdarah Takeda melindungi anak-anak dan orang dewasa dari keempat serotipe demam berdarah dan mencegah penyakit parah dan rawat inap bagi orang-orang yang tinggal di Indonesia. Demam berdarah adalah virus yang dibawa nyamuk yang telah menyebar di lebih dari 100 negara, menjadikannya ancaman kesehatan global yang utama.

Halaman:

Editor: Muhammad Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ria Ricis Ingin Sekolahkan Moana ke Mesir

Kamis, 26 Januari 2023 | 11:31 WIB

Kabar Baik!! Harga Emas Antam Turun

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:38 WIB

Pemerintah Siapkan 537 Milyar untuk Hunian IKN

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:00 WIB

Gambia Jadi Tuan Rumah KTT OKI, Menlu: Kami Setuju

Rabu, 25 Januari 2023 | 22:38 WIB
X