• Rabu, 7 Desember 2022

Menag akan Sanksi Ponpes Gontor Jika Terbukti Ada Pembiaran Kekerasan  

- Jumat, 9 September 2022 | 10:06 WIB
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di Jeddah
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di Jeddah

Bekasikinian.com, Jakarta - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan akan memberikan sanksi kepada Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor jika terbukti dan sengaja membiarkan terjadinya kekerasan di lingkungannya.

Karena itu, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan perlunya dilakukan penelusuran terkait kasus penganiayaan yang menyebabkan seorang santri meninggal di ponpes ini. 

Baca Juga: Tutup Operasional Haji, Menag Sampaikan Terima Kasih ke Presiden, DPR, hingga Jemaah dan Petugas

“Kalau memang sistematis, disengaja, sehingga anak-anak bisa diperlakukan dengan bebas seperti itu, gitu ya, tentu kita akan berikan sanksi, manapun itu lembaga pendidikan manapun selama di bawah Kementerian Agama, saya kira itu prinsip dasarnya di Kementerian begitu,” jelas Menag di Kompleks Istana Presiden, Jakarta.

Baca Juga: Menag: Alhamdulillah Penyelenggaraan Haji 2022 Berjalan dengan Maksimal

Menag Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, para pelaku kekerasan, perundungan, maupun pelecehan yang terjadi di lembaga pendidikan manapun harus mendapatkan sanksi.

Kemenag telah menerjunkan timnya untuk menyelidiki kasus yang terjadi di Ponpes Gontor itu. Setelah adanya pengakuan dari pihak pondok pesantren, dia pun menyerahkan kepada aparat hukum untuk menindaklanjutinya.

Semakin banyaknya kasus kekerasan yang terungkap terjadi di lingkungan pondok pesantren inipun menjadi soroton masyarakat. Kementerian Agama, kata Menag, telah menyusun peraturan untuk mencegah terjadinya berbagai kasus kekerasan dan juga pelecehan. (sy)

Editor: Muhammad Hamzah

Artikel Terkait

Terkini

Aktivitas Gunung Semeru Kembali Meningkat

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:53 WIB

Dinkes Cianjur Catat 2000 Pengungsi Terserang ISPA

Rabu, 30 November 2022 | 06:51 WIB
X