• Sabtu, 1 Oktober 2022

Puluhan Rumah di Kabupaten Bogor Rusak Akibat Tanah Gerak

- Rabu, 21 September 2022 | 10:27 WIB
rumah terdampak karena tanah gerak (ist)
rumah terdampak karena tanah gerak (ist)

Bekasikinian.com, Bogor - Bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menimpa 278 kepala keluarga (KK) atau 1.020 jiwa.

Abdul Muhari, Pj Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan, menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor pada Selasa (20/9) pukul 10.20 WIT Menurut data yang diberikan, sebanyak 246 unit rumah terdampak, 9 dian taranya rumah rusak berat dan 73 rumah rusak sedang.

Selain itu, 1 unit fasilitas pendidikan dan mushola juga terkena dampak. Ruas Kampung Curug juga mengalami kerusakan sehingga tidak memungkinkan semua jenis kendaraan melintas.

Baca Juga: Penyebab Gempa Mentawai, Subduksi Lempeng Megathrust

“Mengingat situasi saat ini masih kurang kondusif, pergerakan tanah masih terjadi di kawasan tersebut dan sebanyak 11 keluarga (41 jiwa) masih tinggal di pengungsian,” kata Abdul.

Abdul mengatakan petugas BPBD, dengan bantuan instansi terkait, memberikan layanan dasar kepada mereka yang mengungsi. Pada saat yang sama, daya dimatikan untuk menghindari korsleting atau hal-hal lain yang tidak diinginkan. Warga juga sedang membangun jalan darurat.

Menurut prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, masih ada peluang hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di Kabupaten Bogor hingga Rabu (21/9).

Baca Juga: BMKG: Gempa Megathrust Dikedalaman 10 Meter Cilacap Berimbas Tsunami

Sementara itu, menurut analisis pergerakan tanah oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Biro Geologi yang berada di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, termasuk daerah dengan potensi gerakan tanah sedang hingga tinggi.

Menanggapi bahaya pergerakan tanah di kawasan Babakan Madang, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. (sy)

Halaman:

Editor: Muhammad Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hari Ini Harga BBM Pertamax Turun di Bali dan Papua

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 09:30 WIB

Indonesia Menuju Siaran Digital

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 07:25 WIB

Karena BU, Rizky Billar Jual Diri ke Transgender

Jumat, 30 September 2022 | 16:00 WIB

Tidak Hanya Tante, Rizky Billar juga Simpanan Waria

Jumat, 30 September 2022 | 14:13 WIB

Ini Arti Implikasi Sosial Politik dari insiden G30S PKI

Jumat, 30 September 2022 | 10:55 WIB

BRIN Kembangkan Varietas Padi untuk Atasi Stunting

Jumat, 30 September 2022 | 07:49 WIB

Lesty Billar Laporkan Rizky Billar Dugaan KDRT

Kamis, 29 September 2022 | 17:52 WIB
X