• Rabu, 7 Desember 2022

ESDM Akui Rencana Pindah ke Kompor Listrik Guna Atasi Kelebihan Pasokan PLN

- Selasa, 27 September 2022 | 10:05 WIB
Kompor listrik (ist)
Kompor listrik (ist)

Bekasikinian.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan rencana konversi LPG 3 kg menjadi kompor listrik untuk mengatasi kelebihan pasokan listrik di PT PLN (Persero).

"Terjadi kelebihan alokasi dan jika kelebihan itu harus diterima atau dibayar, itu menjadi beban," katanya di Gedung MPR DPR, Jakarta, Kamis (22/9).

Secara kontrak listrik PLN sendiri beroperasi dengan sistem take-or-pay. Artinya, PLN harus tetap membayar sesuai kontrak apakah menggunakan listrik yang dihasilkan oleh produsen listrik swasta atau tidak.

Arifin menjelaskan, program kompor listrik ini dirancang untuk meningkatkan kebutuhan listrik. Jika permintaan meningkat, begitu juga penyerapan daya. Selain itu, pemerintah saat ini sedang mendorong penggunaan kendaraan listrik.

"Jadi ini trial (tungku listrik), dan sekarang motor listrik didorong masuk, nanti reaksi pasar saja, dan kalau pasar merespon baik, otomatis permintaan akan meningkat," kata Ariffin.

Baca Juga: Menteri ESDM: Harga BBM Akan Turun Jika Masyarakat Dapat Menghemat Energi

Meski tidak menyebutkan jumlah pastinya, Ariffin mengklaim kelebihan pasokan cukup parah. Selain itu, masih banyak pembangkit baru yang masuk dalam program pembangkit 35.000 megawatt (MW) dalam waktu dekat.

"(Pembangkit listrik) yang sedang dibangun akan sulit (dibatalkan), itu akan menjadi pelengkap," kata Ariffin.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan hingga akhir tahun 2022, surplus pasokan listrik PLN akan mencapai 6 GW.

Menurutnya, angka ini mencakup seluruh Indonesia. Namun, sebagian besar berada di pulau Jawa. "Akhir tahun nanti 6 GW. Yang tahu persis sebenarnya ada di PLN," ujarnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aktivitas Gunung Semeru Kembali Meningkat

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:53 WIB

Dinkes Cianjur Catat 2000 Pengungsi Terserang ISPA

Rabu, 30 November 2022 | 06:51 WIB
X