• Jumat, 2 Desember 2022

BNPB Beberkan Program Pemerintah Buat 2 Skema Terhadap Gempa Cianjur, Ini Rinciannya

- Selasa, 22 November 2022 | 20:48 WIB
Press conference BNPB
Press conference BNPB

Bekasikinian.com, Cianjur - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto mengatakan berdasarkan data, sebanyak 6.570 unit rumah rusak berat, 2.071 unit rumah rusak sedang, dan 12.641 unit rumah rusak ringan, seperti diungkap dalam press conference BNPB, Selasa (22/11/2022).

Angka ini kemungkinan akan bertambah karena pemerintah Kabupaten Cianjur memberlakukan situasi tanggap darurat selama tujuh hari ke depan.

Kepala BNPB memastikan pemerintah akan memberikan bantuan pembangunan rumah bagi warga yang terkena dampak gempa.

"Presiden mengatakan bagi yang berdampak berat mendapat Rp50 juta, yang rusak sedang diberikan Rp25 juta, dan yang terkena ringan mendapat Rp10 juta," katanya.

Baca Juga: BNPB Catat 150.322 Jiwa Terdampak Banjir dalam Sepekan

Penanganan bencana gempa Cianjur, lanjut Suharyanto, Pemerintah memiliki dua program yang memberikan bantuan pembangunan rumah. Skema pertama, membangun perumahan sementara.

"Belajar dari bencana sebelumnya, Anda dapat menggunakan dana bantuan pemerintah untuk membangun, atau sesuai dengan situasinya."

Skena kedua, masyarakat yang terkena dampak akan menerima dana tunggu harian.

“Misalnya ada keluarga yang mau numpang, tetangga, orang tua atau kerabat. Jadi keluarga bisa tinggal sementara, dan pemerintah akan mensubsidi sewa setiap bulan. Jadi namanya dana tunggu perumahan. Sampai rumah sendiri dibangun oleh pemerintah,” kata Suharyanto.

Suharyanto mengatakan pemerintah akan terus melakukan pendataan dan pembangunan rumah bagi warga terdampak.

Halaman:

Editor: Romy Syawaluddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dinkes Cianjur Catat 2000 Pengungsi Terserang ISPA

Rabu, 30 November 2022 | 06:51 WIB

Tim Sar Masih Cari Korban Gempa Cianjur di 3 Lokasi

Selasa, 29 November 2022 | 16:31 WIB
X