Bukhori Dorong Kemenag Bantu Percepatan Pemulihan Madrasah dan Ponpes di Cianjur

- Selasa, 29 November 2022 | 14:10 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf
Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf

Bekasikinian.com, Cianjur - Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf menyoroti kurangnya komitmen Kementerian Agama dalam mendorong percepatan pemulihan pasca musibah gempa bumi di Cianjur. Untuk itu, Bukhori meminta Kementerian Agama segera mengambil langkah cepat untuk memulihkan infrastruktur pendidikan madrasah dan pesantren di Cianjur.

“Selain memulihkan kondisi para korban terdampak, hal yang tidak boleh diabaikan adalah memulihkan proses pendidikan di sana. Kami mendapati pemandangan yang memilukan selama terjun ke lapangan. Banyak bangunan madrasah dan pesantren yang terdampak gempa mengalami kerusakan parah. Ada yang seluruh atapnya rubuh, hingga seluruh bangunan nyaris hancur berkeping-keping dan hanya menyisakan beberapa tembok dan plang,” ungkap Bukhori seusai melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke Cianjur bersama Komisi VIII DPR RI, Selasa (29/11/2022).

Baca Juga: Anggota DPR NasDem Brigitta Lasut Polisikan Komika Mamat Alkatiri

Anggota DPR Dapil Jateng 1 menjelaskan, selain bisa menggunakan sumber anggaran dari Ditjen Pendis Kemenag atau hasil dari penyesuaian anggaran dari satuan kerja lain, sumber pendanaan untuk membangun kembali madrasah dan pesantren yang rusak juga bisa melalui skema SBSN. Dia menambahkan, jika ada regulasi yang menghambat, Komisi VIII DPR siap membantu.

Lebih lanjut, Anggota DPR RI dari Fraksi PKS ini menekankan, pemerintah tidak boleh membiarkan hak anak atas pendidikan terkorbankan terlalu lama akibat bencana. Memulihkan ruang belajar mereka memberi mereka kesempatan untuk kembali mengakses kebutuhan bermain dan belajarnya, sehingga diharapkan bisa menjadi terapi agar mereka bisa pulih lebih cepat, jelas Bukhori.

Baca Juga: Disetujui DPR, Negara Kucurkan PMN Hingga Rp15 Triliun untuk BUMN

Alumnus Ponpes Tsamratul Hidayah Jepara ini juga berharap Kementerian Agama memberikan santunan kepada santri yang menjadi korban terdampak.

“Selain memulihkan bangunan sekolahnya, kami berharap ada perhatian khusus dari Kementerian Agama berupa santunan bagi para santri yang menjadi korban terdampak sebagai bentuk kepedulian dan pemuliaan pemerintah terhadap para calon ulama-umara yang akan membimbing umat di masa depan,” pungkasnya. (sy)

Editor: Romy Syawaluddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertalite Turun Harga Lagi? Ini Kata Dirjen ESDM

Rabu, 1 Februari 2023 | 08:31 WIB

Viral Nikah di KUA, Yuk Simak Syaratnya Apa Saja

Selasa, 31 Januari 2023 | 17:53 WIB

E Commerce JD.ID Tutup di Indonesia Maret Mendatang

Selasa, 31 Januari 2023 | 11:23 WIB

BMKG: Musim Kemarau Kering Dimulai Februari Nanti

Selasa, 31 Januari 2023 | 10:29 WIB

Menkopolhukam di Pecat Jokowi, Benarkah?

Senin, 30 Januari 2023 | 12:05 WIB

Maher Zain Bakal Nyanyi di Acara Puncak Satu Abad NU

Sabtu, 28 Januari 2023 | 23:39 WIB

JUFI Bantu Renovasi Sekolah di Rumpin

Sabtu, 28 Januari 2023 | 23:24 WIB
X