• Rabu, 7 Desember 2022

Bupati Langkat Kena OTT KPK, Hartanya Capai Puluhan Miliar Rupiah

- Kamis, 20 Januari 2022 | 10:15 WIB
Konferensi Penangkapan Bupati Langkat Dalam OTT KPK (KPK)
Konferensi Penangkapan Bupati Langkat Dalam OTT KPK (KPK)

Bekasikinian.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepala daerah. OTT KPK ketiga di awal tahun ini berlangsung di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Selasa (18/1/2022).

Dalam OTT KPK kali ini diamankan tujuh orang yang terdiri dari penyelenggara negara dan swasta. Salah satu pejabat yang digiring KPK ke Gedung Merah Putih adalah Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin.

Terbit Rencana merupakan salah satu kepala daerah terkaya di Indonesia pada 2021 berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). Bupati yang menjabat sejak 2019 ini dalam LHKPN memiliki harta mencapai Rp85 miliar.

Baca Juga: Rahmat Effendi Tersangka Suap PBJ dan Lelang Jabatan, Bukti Rp 5 Miliar

Penangkapan Terbit Rencana merupakan OTT KPK ketiga yang melibatkan penyelenggara negara di daerah. Sebelumnya sudah ada dua kepala daerah yang diciduk oleh KPK dalam gelaran OTT.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menjadi kepala daerah pertama yang terkena OTT KPK. Pria yang akrab disapa Bang Pepen ini diringkus KPK karena terlibat suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemerintah Kota Bekasi. Pepen diamankan tim KPK pada Rabu (5/1/2022) siang bersama sejumlah pihak.

Satu minggu kemudian, KPK kembali melakukan OTT terhadap kepala daerah. Kali ini Bupati Penajam Paser Utara yang terjaring operasi senyap KPK pada Rabu (12/1/2022). Abdul Gafur Masud ditangkap di Jakarta bersama sejumlah pihak.

Editor: Asroi Baihaqi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aktivitas Gunung Semeru Kembali Meningkat

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:53 WIB

Dinkes Cianjur Catat 2000 Pengungsi Terserang ISPA

Rabu, 30 November 2022 | 06:51 WIB
X