• Senin, 28 November 2022

Cara Mudah Cegah Penyakit Jantung: Deteksi Dini dan Intervensi Tepat

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 13:38 WIB
Ilustrasi mendeteksi penyakit (freepix)
Ilustrasi mendeteksi penyakit (freepix)

Bekasikinian.com, Jakarta - Guru Besar  Ilmu Penyakit Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Profesor Sukman Tulus Putra mengatakan bahwa risiko penyakit jantung dapat dicegah pencegahannya melalui deteksi dini dan intervensi yang tepat untuk anak-anak dan remaja.

"Deteksi individu terhadap faktor risiko kardiovaskular  dan intervensi pada masa kanak-kanak dan remaja merupakan strategi yang sangat penting untuk mengurangi risiko penyakit jantung di masa dewasa," kata Sukman dilansir Antara.

Ia mengatakan bahwa, pada umumnya, manifestasi klinis kardiovaskular terjadi pada orang dewasa dan orang tua sebelum usia 60 tahun. Namun, patogenesis aterosklerosis penyebab penyakit kardiovaskular  terjadi pada usia dini, terutama pada anak-anak dan remaja.

Meski belum ada studi epidemiologi yang komprehensif di Indonesia, kata Sukman, beberapa penelitian terhadap mahasiswa menunjukkan peningkatan faktor risiko kardiovaskular pada usia sekolah.

Baca Juga: Asik Nge-Gowes, Pria di Jatikarya Meninggal Kena Serangan Jantung

“Identifikasi dan intervensi  faktor-faktor tersebut pada anak dan remaja merupakan upaya untuk mencegah dan mengurangi kejadian kardiovaskular, termasuk penyakit jantung koroner,” katanya.

Menurut Sukman, risiko kardiovaskular dikelompokkan menjadi faktor tradisional termasuk hiperlipidemia, obesitas, tidak aktif atau tidak aktif, diabetes, merokok dan hipertensi.

Kelompok intrinsik meliputi genetika, lingkungan, dan kerentanan, dan kelompok risiko yang  muncul meliputi infeksi sistemik, sitokin, CRP, dan homosistein.

"Faktor risiko yang ditemukan pada  individu akan menyebabkan disfungsi endotel vaskular, yang menyebabkan penurunan produksi NO, peningkatan respons inflamasi endotel, dan hiperplasia endotel. Lesi aterosklerotik terbentuk  yang akan menyebabkan  penyakit arteri koroner," katanya.

Ada tiga sumbu utama yang dapat mencegah faktor risiko kardiovaskular pada anak-anak dan remaja dari sudut pandang peningkatan kesehatan, yaitu nutrisi, aktivitas fisik, dan paparan tembakau (tembakau). .

Halaman:

Editor: Muhammad Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Whatsapp Bersiap Keluarkan Tampilan Baru

Senin, 28 November 2022 | 08:36 WIB

Bahaya Infeksi Saluran Kemih bagi Ibu Hamil

Sabtu, 19 November 2022 | 07:02 WIB

Tips Menyiapkan Bekal Anak ke Sekolah

Sabtu, 19 November 2022 | 05:48 WIB

Kenali Ciri Tahi Lalat Sehat dan Indikasi Kanker

Kamis, 17 November 2022 | 11:29 WIB

Rahasia Neurosains agar Anak Belajar dengan Cepat

Selasa, 15 November 2022 | 17:05 WIB

Film NCT Dream The Movie Sudah Siap Tayang

Jumat, 11 November 2022 | 07:25 WIB

Langkah Tepat Menghadapi Anak Tantrum

Kamis, 10 November 2022 | 06:05 WIB

4 Kuliner Penggugah Selera Khas Solo

Senin, 7 November 2022 | 11:55 WIB

Ketahui 5 Penyakit Yang Hadir Pada Musim hujan

Minggu, 6 November 2022 | 10:05 WIB
X