Waspadai Penyakit Diabetes di Usia Muda, Kenali Penyebab dan Pencegahannya

- Kamis, 17 November 2022 | 13:20 WIB
Diabetes melitus
Diabetes melitus

Bekasikinian.com, Jakarta - Dokter spesialis penyakit dalam, dr Hemi Sinorita SpPD KEMD FINASIM, mengingatkan bahwa gaya hidup kurang gerak atau sedentary lifestyle, terutama yang kerap terjadi pada kelompok dewasa muda, dapat menimbulkan risiko penyakit diabetes.

“Bisa sekali meningkatkan risiko diabetes karena sedentary lifestyle. Jadi, kalau sedentary lifestyle itu, kan, orangnya tidur, makan, tidur, makan,” kata dokter dari RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, Kamis (17/11/2022).

Hemi menjelaskan bahwa gaya hidup kurang gerak dapat berujung pada kondisi kegemukan atau obesitas yang kemudian berkembang menjadi penyakit diabetes. Ketika seseorang sudah kegemukan, maka kerja hormon dan enzim yang terkandung di dalam tubuh dapat terganggu.

Hemi menuturkan bahwa penyakit diabetes dapat dialami oleh siapapun, tidak hanya kelompok dewasa dan lanjut usia, tetapi juga kelompok usia muda. Menurut pengamatannya, saat ini terjadi peningkatan jumlah penderita diabetes pada usia muda.

“Penyebabnya itu, ya, sebagian besar kalau yang usia muda ini, di luar yang karena faktor genetik, karena pola hidup yang berubah sekarang ini,” katanya.

Ia merujuk data Riset Kesehatan Dasar Riskesdas 2018 mencatat bahwa sebanyak 0,1 persen penderita diabetes berasal dari kelompok usia 15-24 tahun.

Walau angka tersebut rendah, Hemi mengingatkan bahwa data tersebut hanya menunjukkan kasus diabetes yang dilaporkan ke fasilitas kesehatan (faskes). Sisanya, masih banyak penderita yang tidak melapor ke faskes.

“Laporan Riskesdas itu juga ada menyebutkan bahwa masyarakat kita itu jarang memeriksakan ke fasilitas kesehatan, entah itu Puskesmas apalagi sampai rumah sakit, untuk menilai apakah ‘Saya sehat atau tidak’,” katanya.

Hemi memandang penyakit diabetes melitus tipe dua yang dipicu oleh gaya hidup tidak sehat banyak dialami oleh usia muda, dibanding diabetes tipe satu yang dipicu dari faktor keturunan atau genetik.

Baca Juga: Bank Muamalat Pimpin Sindikasi Pembiayaan Rumah Sakit Pertama Nahdlatul Ulama di Jawa Barat

Halaman:

Editor: Romy Syawaluddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Konsumsi Ikan Dukung Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak

Kamis, 26 Januari 2023 | 10:35 WIB

Protein Hewani Ampuh Cegah Stunting

Rabu, 25 Januari 2023 | 10:50 WIB

Simak, Ini Alasan Tidak Boleh Keramas Setiap Hari

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:59 WIB

Destinasi Wisata Momen Tahun Baru Imlek

Rabu, 18 Januari 2023 | 09:10 WIB

Apakah Nabi Khidir Masih Hidup di Zaman Saat Ini

Selasa, 17 Januari 2023 | 13:17 WIB

Dilarang Keras, Jangan Main Lato-lato di 3 Negara Ini

Sabtu, 14 Januari 2023 | 14:14 WIB
X